Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati dan Ketua DPRD Samosir Perkuat Komitmen Kebangsaan

1 Okt 2026 | 19:05 WIB Last Updated 2026-10-01T12:05:25Z

Hari Kesaktian Pancasila di Samosir, Bupati Vandiko Timotius Gultom Ajak Warga Samosir Perkuat Persatuan (1/10- fando/gb)
GREENBERITA.com- Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan, menjaga toleransi dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (1/10/2026).


Vandiko bertindak sebagai Inspektur Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Peringatan tersebut menjadi momentum meneguhkan komitmen mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.


Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Dandim 0210/TU Kiky Hardian, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Wakapolres Samosir Manumpak Sitorus, mewakili Kajari Samosir, para pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Samosir, ASN, TNI/Polri serta para pelajar.


Dalam rangkaian upacara, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon membacakan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut menjadi peneguhan tekad seluruh elemen bangsa untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Bupati Vandiko mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, saya mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita,” ujar Vandiko.


Menurutnya, keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.

Vandiko juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak serta terus menjaga toleransi, gotong royong dan kebersamaan.


“Saya berharap seluruh masyarakat Samosir dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Mari kita wariskan semangat Pancasila kepada generasi penerus agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan menjadi landasan dalam membangun Samosir yang maju dan sejahtera,” tambahnya.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Seluruh upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga Pancasila dan NKRI.**(Gb-fando01)