Sebanyak 567 penerima manfaat tersebut terdiri atas 250 rumah ibadah, 160 yayasan/lembaga pendidikan, sembilan lembaga keagamaan, serta 148 penerima beasiswa.
Bantuan hibah diserahkan Gubernur Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor, dan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (31/8/2026).
"Dana hibah untuk masyarakat, mahasiswa, rumah ibadah, lembaga pendidikan, anggarannya besar. Lebih dari Rp200 miliar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Bobby menegaskan, anggaran hibah yang mencapai lebih dari Rp200 miliar bukanlah jumlah yang kecil. Karena itu, ia berharap dana tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung dan nyata bagi masyarakat.
"Kalau di Dinkes, kalau untuk mengcover UHC, BPJS, sudah dapat banyak masyarakat. Karena satu orang iurannya per bulan Rp23.000. Bayangkan kalau Rp200 miliar, berapa ratus jiwa yang dapat bantuan," sebutnya.
Bobby mengatakan, bantuan hibah tahun ini diberikan kepada rumah ibadah, yayasan/lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, dan penerima beasiswa dengan nominal yang bervariasi.
Namun, ke depan ia menginginkan nilai bantuan hibah untuk rumah ibadah dapat ditingkatkan menjadi minimal Rp250 juta per rumah ibadah atau masjid.
Menurut Bobby, peningkatan tersebut diperlukan karena nilai bantuan sebelumnya masih bervariasi dan dinilai belum memberikan dampak yang signifikan. Hal serupa juga diharapkan dapat diterapkan terhadap bantuan beasiswa bagi mahasiswa.
Bobby menginginkan skema beasiswa diberikan secara berkelanjutan sejak mahasiswa mulai menempuh pendidikan hingga menyelesaikan perkuliahan. Dengan skema tersebut, bantuan diharapkan memberikan kepastian sekaligus manfaat yang lebih besar bagi penerima.
"Untuk rumah ibadah bantuannya diberikan dengan formula pembagiannya 60:40, dimana 60% untuk pembangunan fisik dan 40% untuk kesejahteraan dan pemberdayaan. Sementara untuk beasiswa maunya dikasih sampai lulus, dibantu kalau bisa beasiswa dibuat komplit dari awal masuk sampai lulus," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus mengapresiasi pemberian dana hibah oleh Pemprov Sumut kepada ratusan penerima manfaat.
Menurutnya, Sumut merupakan salah satu provinsi yang memberikan perhatian besar terhadap rumah ibadah, yayasan dan lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, serta penerima beasiswa.
Erni juga menyampaikan terima kasih karena diberi kesempatan untuk turut menyaksikan penyerahan bantuan hibah tahun 2026 tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membawa kebaikan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh penerima.
"Semoga bantuan ini dapat memberikan kebaikan dan manfaat bagi para penerima manfaat," pungkasnya.**(Gb-ferndt01)







